Berita NU

Manfaatkan Libur Sekolah, PR IPNU IPPNU Mojodemak Gelar Nobar Edukatif dan Luruskan Niat Berorganisasi

16 Dilihat 0 Komentar
Manfaatkan Libur Sekolah, PR IPNU IPPNU Mojodemak Gelar Nobar Edukatif dan Luruskan Niat Berorganisasi

DEMAK – Memasuki masa libur panjang sekolah, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Mojodemak berinisiatif mengisi waktu luang para pelajar dengan kegiatan positif. Salah satunya melalui acara Nonton Bareng (Nobar) edukatif yang digelar pada Kamis (2/7/2026).

Bertempat di MTs Roudhotus Sholihin, Desa Mojodemak, halaman madrasah disulap secara kreatif layaknya bioskop mini. Acara ini sukses menarik antusiasme puluhan pelajar dan santri dari berbagai sekolah di wilayah setempat yang tengah menikmati masa liburan.

Inisiatif nobar ini sengaja dihadirkan oleh pengurus PR IPNU IPPNU Mojodemak sebagai alternatif hiburan sehat sekaligus wadah silaturahmi. Lebih dari sekadar refreshing di tengah libur sekolah, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan makna solidaritas organisasi kepada anggota baru dan meningkatkan literasi melalui tontonan bermuatan nilai keislaman serta kebangsaan.

"Kami sengaja mengemas kegiatan liburan ini dengan nobar agar suasananya lebih santai tapi pesannya tetap mengena. Semoga lewat film, semangat kekompakan dan kecintaan kita sebagai santri NU semakin tumbuh," ungkap Rekan Fatkul, kader penggerak PR IPNU Mojodemak.

Acara tidak hanya berhenti pada aktivitas menonton. Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi ringan yang interaktif. Para peserta diajak membedah alur cerita secara bersama-sama untuk memetik hikmah dan nilai moral yang relevan dengan kehidupan pelajar sehari-hari.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Pembina IPNU IPPNU Mojodemak, Ust. M. Ulin Nuha Kholid, S.Pd., turut hadir dan memberikan pesan spiritual yang mendalam bagi para kader. Beliau menekankan pentingnya amalan Tahlil dan Fidak (membaca Surat Al-Ikhlas) sebagai fondasi penguat ikatan dalam berorganisasi.

Menurutnya, amalan tersebut tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga bisa menjadi mahabbah (bentuk penyaluran rasa cinta) yang positif. Meski demikian, Ust. Ulin Nuha memberikan catatan penting terkait niat awal para pelajar saat bergabung dengan IPNU IPPNU.

"Dalam berorganisasi, jangan sampai kamu hanya ikut-ikutan sebab adanya seseorang yang kamu cintai. Niat utamanya harus melainkan memang benar-benar ingin menjadi orang yang lebih baik," tegas Ust. Ulin Nuha.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa jika ada kader yang terlanjur bergabung karena alasan ketertarikan personal semata, maka amalan spiritual di IPNU IPPNU berfungsi sebagai penetralisir sekaligus penyempurna niat tersebut.

"Jika memang seandainya niatanmu salah karena sebab ada seseorang yang kamu cintai atau kagumi, maka dengan Fidak atau membaca Surat Al-Ikhlas itu akan menjadi perantara memperbaharui niatnya menjadi lebih baik. Inilah pentingnya Tahlil, pentingnya Fidak membaca Surat Al-Ikhlas untuk memperkuat ikatan organisasi," pesannya kepada para peserta.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini akhirnya ditutup dengan doa dan sesi foto bersama. Acara ini menandai keberhasilan pelajar NU Mojodemak dalam menyulap momentum liburan menjadi ruang berekspresi yang produktif sekaligus bernilai ibadah.

Bagikan:
Ahmad Faiz Yahya
Ahmad Faiz Yahya

Penulis lepas di NU Demak

Lihat Semua Tulisan

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar
Membalas komentar dari